Hindari Stres Saat Mudik, Ini Caranya

Hindari Stres Saat Mudik, Ini Caranya

Mudik saat Lebaran barangkali hal yang paling ditunggu-tunggu sepanjang tahun.

Namun, mudik pun butuh perjuangan. Dan kadang-kadang, berat. Apalagi kalau kendaraan nyaris tak bisa bergerak di ruas mudik. Bikin jengkel, jenuh dan stres. Akibatnya, tubuh jadi sebegitu lelahnya, bahkan sebelum sampai ke kampung halaman.

Spesialis Kedokteran Olahraga Universitas Indonesia (UI) dr. Nur Cahyani SpKO menjelaskan, kelamaan duduk dalam moda transportasi bisa menyebabkan tubuh makin tidak nyaman. Badan pun terasa pegal-pegal dan gampang capek.

Gejala itu tidak boleh dibiarkan terus-menerus karena bisa mengganggu kondisi kesehatan.

“Istirahat yang cukup baik bagi penumpang atau pengemudi, itu wajib. Paling tidak, ketika duduk berlama-lama di kursi, kita perlu berdiri sejenak untuk meregangkan otot,” ujarnya.

Sekali mobil atau bus yang ditumpangi tengah menepi, waktunya bisa kita manfaatkan untuk berjalan kaki sejenak agar kaki dan pinggang banyak bergerak.

Jika kendaraan yang dinaiki sama sekali tak berhenti, bisa melakukan peregangan sederhana di dalam kendaraan sambil duduk. Terutama menggerakkan bagian leher, kepala, bahu, dan tangan.

“Peregangan bisa mencegah terjadinya pegal pada otot-otot dan keram. Hal ini wajib dilakukan supaya tetap nyaman di perjalanan hingga sampai ke kampung halaman,” imbuhnya.

Menurut Nur, paling tidak perlu melakukan peregangan otot setiap dua jam sekali. Gerakannya pun utuh dengan hitungan satu hingga delapan kali, lalu ulangi sampai terasa nyaman. “Bagi yang naik pesawat misalnya, bisa berjalan-jalan di selasar pesawat agar tubuh tetap bergerak,” ucapnya.

Lakukan Perjalanan Malam Hari

Kondisi kesehatan fisik menjadi hal utama yang harus dipersiapkan ketika akan melakukan perjalanan mudik. Apalagi harus menempuh perjalanan seharian atau bahkan berhari-hari, dengan membawa kendaraan pribadi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Ari Fahrial Syam, mengatakan istirahat cukup sebelum berangkat, terutama untuk pemudik yang menggunakan jalur darat, mengingat waktu sampai ke tempat tujuan tidak dapat diprediksi.

Dia menyarankan untuk memulai perjalanan mudik pada malam hari. Menurutnya, malam hari menjadi pilihan yang tepat mengingat suhu udara lebih dingin dan perjalanan lebih lengang.

Guna menjaga tubuh tetap bugar dan sehat, pemudik dapat menyempatkan melakukan olahraga kecil di area istirahat, seperti melakukan gerakan relaksasi, khususnya untuk kaki, tangan, dan leher. Setidaknya meregangkan otot setelah duduk terlalu lama dalam perjalanan mudik.

“Manfaatkan juga tempat istirahat untuk bisa buang air kecil. Jangan sampai menahan kencing, yang akan berakibat pada infeksi saluran kencing,” kata Ari.

Dari sisi makanan, dia menyarankan tidak membeli makanan dan minuman di pinggir jalan. Mengingat kualitas makanan dan minuman yang belum tentu terjaga dengan baik lantaran sudah terpapar panas matahari.

“Usahakan membawa bekal selama perjalanan. Namun harus diperhatikan agar makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi lebih dari enam sampai delapan jam setelah pembuatan,” terangnya.

Tak dapat dimungkiri, saat melakukan perjalanan mudik terkadang susah mencari makanan yang ideal untuk kesehatan. Tak jarang orang-orang makan seadanya.

Oleh karena itu tak kalah penting untuk membawa obat-obatan sederhana, seperti obat antidiare, obat sakit kepala, obat antialergi, agar kesehatan tetap terjamin. Selain itu, juga obat antimual, khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan yang panjang.

Tips Jaga Kebugaran Selama Mudik

Berikut ini tips menjaga kebugaran selama mudik dari Advance, khususnya untuk pemudik yang membawa kendaraan pribadi.

Perhatikan durasi tidur Untuk menjaga stamina, disarankan cukup tidur selama tujuh sampai delapan jam sehari. Sebisa mungkin hindari aktivitas begadang, terutama untuk si pengemudi.

Jaga pola makan

Pastikan gizi tercukupi pada menu buka puasa dan sahur. Hindari mengonsumsi makanan cepat saji atau instan agar tubuh tidak gampang lemas selama perjalanan.

Menenggak vitamin C

Mengonsumsi vitamin C sebelum berangkat mudik Lebaran dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah sakit. Vitamin C juga mampu menurunkan risiko serangan jantung.

Utamakan air putih

Lupakan minuman yang bercita rasa. Cukupkan dulu kebutuhan air putih sebanyak delapan gelas per hari supaya terhindar dari dehidrasi dan turunnya konsentrasi selama mengemudi.

“Ada baiknya membawa tumbler sendiri dari rumah dan pastikan air minum di dalamnya bebas kuman, bakteri, logam, dan zat-zat kimia berbahaya,” kata public relations Advance, Agnes Karolin.

Relaksasi

Biasanya pekerjaan di kantor lebih banyak sebelum libur panjang. Usahakan tidak bekerja terlalu lelah sehingga menguras energi saat mudik.

“Jika padatnya pekerjaan tak bisa dihindari, beri kesempatan tubuh untuk berelaksasi satu atau dua hari sebelum berangkat mudik atau manfaatkan pemijat portabel yang mudah digunakan di mana saja,” kata Agnes Karolin.

Tinggalkan komentar