Home » Olahraga » 5 Manfaat Bersepedah bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya

5 Manfaat Bersepedah bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya

Tubuh manusia membutuhkan olahraga untuk mendukung kesehatan fisik yang baik, khususnya untuk kesehatan jangka panjang. Salah satu kegiatan olahraga atau latihan fisik yang paling mudah adalah bersepeda.

Bersepeda dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit serius seperti obesitas, penyakit jantung, kanker, diabetes dan penyakit mental.

Bersepeda merupakan kegiatan yang dilakukan dengan mengendarai sepeda. Kegiatan ini sangat populer di negara-negara barat.

Hal itu karena orang-orang yang memilih bersepeda untuk berolahraga bisa melakukannya sekaligus untuk berangkat kerja.

Dari hasil statistik menunjukkan dengan bersepedah, terjadi penurunan massa lemak sama dengan latihan di gym dengan intensitas tinggi.

5 Teknik bersepeda yang tepat

Agar manfaat dari bersepeda dapatkan maksimal, latihan ini tidak boleh dilakukan sembarangan. Dengan cara yang tepat, kamu dapat memiliki berbagai dampak positif.

Selain itu, kamu juga dapat menghindari dan meminimalisir masalah cedera atau insiden yang tak diinginkan. Berikut adalah beberapa teknik dasar bersepeda yang perlu diketahui untuk mendapatkan manfaat maksimal.

1. Perhatikan irama saat mengayuh

Ketika kamu naik sepeda, kecepatan pedal dayungan idealnya berkisar di angka 60-80 putaran per menit (rpm). Tentu saja pembalap memiliki standar mengayuh irama sendiri, yaitu 80-100 rpm.

2. Sesuaikan sepeda dengan postur tubuh

Hal ini penting, maka pastikan ukuran frame sepeda yang kamu gunakan ideal sesuai tinggi tubuh kamu. Bagaimana cara menentukan ideal atau tidak, kamu bisa menaiki sepeda tersebut dan melihat apakah kaki kamu menapak dengan rata di tanah.

Atau kamu juga dapat mempertimbangkan beberapa tips berikut ini untuk melihat apakah sepeda memiliki ukuran yang ideal sesuai tubuh kamu atau tidak:

  1. Ketika pedal berada pada titik terendah dalam rotasi, idealnya posisi kaki akan sedikit menekuk.
  2. Coba menekuk siku sedikit untuk melihat apakah kaki terlalu dekat dengan setang.
  3. Jangan memilih jenis sepeda hanya karena kamu suka, pastikan bahwa rangka sepedah sesuai dengan tubuh kamu sehingga bisa mencegah terjadinya masalah nyeri otot.

3. Pastikan posisi tubuh sudah benar

Saat bersepeda, tekanan tidak hanya bertumpu pada otot di satu daerah saja. Kamu perlu memvariasikan posisi tubuh dan tangan dengan benar.

Misalnya, kamu dapat mengubah sudut belakang, lengan, dan leher. Pastikan siku dan lengan dalam posisi santai untuk memudahkan kamu bersepeda di jalan yang tidak rata.

Sebisa mungkin juga tidak berpegang pada bagian melengkung dari stang dalam waktu yang lama karena berisiko membuat kram di bahu, leher, dan tangan.

4. Keselamatan dan Keamanan harus diutamakan

Sebelum menggunakan sepeda, kamu perlu memeriksa semua komponen mulai dari rem hingga kondisi ban untuk menghindari resiko kecelakaan.

Jangan lupa untuk selalu memakai helm serta pelindung lutut, dan siku untuk meminimalisir cedera agar tidak terlalu fatal jika terjatuh nanti.

Kira-kira, apa saja ya manfaat bersepeda itu?

10 Manfaat bersepedah untuk kesehatan

Ternyata, ada setidaknya 10 manfaat bersepedah yang bisa kamu dapatkan. Apa saja itu, berikut ini penjelasannya.

1. Memperkuat otot dan tulang

Bersepeda secara teratur membuat kamu banyak mengayuh, tentu hal ini dapat memperkuat otot-otot di kaki dan pinggul serta sendi lutut. Bersepeda juga memperkuat otot-otot lengan dan umumnya meningkatkan fungsi otot tubuh.

2. Mencegah penyakit kardiovaskular

Ketika kamu bersepeda, jantung berdetak lebih cepat dari kecepatan normal, tentu hal ini dapat meningkatkan kesehatan jantung. Orang-orang yang bersepeda setiap hari untuk bekerja atau ke tempat lain tentunya kecil mengalami resiko tekanan darah tinggi.

3. Meningkatkan stamina tubuh

Bersepeda dapat meningkatkan stamina dan meningkatkan daya tahan seseorang. Olahraga ini bermanfaat bagi tubuh karena dapat meningkatkan energi tubuh. Jika tingkat energi tinggi, tubuh tidak akan mudah lelah.

4. Bersepeda bisa menghilangkan stres

Jika ingin menghilangkan stres, cobalah bersepeda setiap hari. Bersepeda membantu dalam memerangi stres, depresi, dan kecemasan. Jika dilakukan secara teratur, maka bisa menurunkan berbagai masalah kesehatan mental.

5. Bersepeda dapat menurunkan berat badan

Bersepeda adalah cara yang baik untuk menyingkirkan lemak pada tubuh. Bersepeda melatih otot-otot paha, bokong dan juga meningkatkan tingkat metabolisme tubuh kamu. Sehingga, lemak dalam perut dapat berkurang. Satu jam bersepeda bisa membakar banyak kalori.

6. Mengontrol diabetes

Diabetes bisa meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan gula darah. Bersepeda setiap hari akan membantu menurunkan risiko diabetes dan hal ini adalah salah satu cara terbaik untuk tetap menjaga kadar gula darah tetap di bawah ‘batas kontrol.

Bersepeda setiap hari selama lebih dari 30 menit akan mengurangi risiko diabetes hampir 40 persen.

7. Mengurangi risiko kanker

Kurangnya berolahraga dapat menyebabkan kanker usus besar dan payudara. Dari beberapa survei, orang yang rutin berolahraga dengan aktivitas fisik yang tinggi, seperti bersepeda dan berjalan, ternyata memiliki risiko lebih rendah terkena kanker.

8. Meningkatkan mobilitas

Bersepeda merupakan bentuk ideal dari latihan untuk orang yang menderita osteoartritis. Olahraga ini adalah salah satu latihan terbaik untuk mencegah atau mengurangi artritis karena sendi.

Bersepeda juga dikenal baik untuk meningkatkan kekuatan dan keseimbangan tubuh.

9. Melancarkan masalah buang air besar

Bersepeda merupakan jenis olahraga aerobik yang mempercepat pernapasan dan jantung, tentu hal ini juga bisa membantu merangsang kontraksi dari otot-otot usus.

Ternyata, hal ini bisa mencegah masalah kembung dan membantu melindungi kamu dari kanker usus besar.

10. Meningkatkan kekuatan otak

Bersepeda bisa membantu membangun sel-sel otak baru di hippocampus, yaitu organ yang berhubungan dengan kemampuan otak dalam mengingat. Bersepeda meningkat oksigen dan aliran darah ke sel-sel otak dan dapat menangkal penyakit Alzheimer.

Lalu, adakah manfaat bersepedah lainnya? Ternyata ada, khususnya untuk wanita. Kira-kira, apa saja manfaat bersepeda bagi wanita?

6 Manfaat bersepeda wanita

Setelah kamu tahu apa yang perlu diperhatikan saat bersepeda, tentunya kamu juga perlu tahu manfaat yang bisa diperoleh dari olahraga ini untuk wanita. Apa saja itu? berikut ulasannya.

1. Mengurangi nyeri haid

Bersepeda dikenal sebagai olahraga yang dapat mengurangi rasa sakit ketika mengalami nyeri haid. Bahkan, latihan ini diyakini menjadi olahraga yang baik untuk dilakukan saat menstruasi.

Dengan bersepeda, sirkulasi darah dalam tubuh akan menjadi lebih lancar dan oksigen dapat disalurkan ke semua otot-otot tubuh. Akibatnya, risiko mengalami nyeri haid bisa dikurangi.

2. Membangun otot tubuh

Rutin bersepeda bisa membantu membangun massa otot, terutama di daerah glutes, paha belakang, paha depan, dan betis.

Ketika otot-otot terbentuk dengan baik, maka akan lebih mudah untuk membakar kalori. Tentu saja, otot kaki akan terlihat lebih kencang dan ramping.

3. Membakar kalori

Bagi wanita, memiliki berat badan ideal jelas sangat didambakan. Tak jarang, banyak wanita rela melakukan berbagai jenis diet dan berolahraga untuk mengurangi kalori dalam tubuh.

Dalam hal ini, bersepeda bisa menjadi salah satu pilihan olahraga yang tepat untuk dilakukan. Kamu dapat membakar 400-1000 kalori hanya dengan bersepeda selama 1 jam.

Semakin lama durasi dan jarak bersepeda, otomatis juga akan membakar lebih banyak kalori. Jika memungkinkan, kamu juga dapat menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari.

4. Mencegah sel kanker

Menurut penelitian dari University of Glasgow, bersepeda secara teratur dapat mencegah pembentukan sel-sel kanker payudara. Menurut penelitian, mereka yang rutin bersepeda selama setidaknya 5 tahun, jarang terkena risiko kanker atau serangan jantung.

Bahkan, seperti yang kita semua tahu, kanker payudara masih menjadi salah satu momok yang sering menghantui kaum wanita hingga hari ini.

5. Menjaga kekuatan sendi

Menurut Everyday Health, wanita lebih rentan terhadap radang sendi tiga kali lebih besar daripada laki-laki. Hal ini disebabkan oleh empat faktor, yaitu genetik, obesitas, biologi, dan hormon.

Biasanya, gangguan sendi akan lebih mudah menyerang orang yang mengalami obesitas. Namun, jika kamu secara teratur bersepeda, obesitas dan masalah tersebut otomatis akan mudah dihindari.

6. Tidur lebih nyenyak

Insomnia dapat menyerang siapa saja pada usia berapapun itu, termasuk juga orang dewasa. Apabila kamu mengalami masalah ini, maka bisa mencoba mengatasinya dengan bersepeda.

Salah satu manfaat dari olahraga, terutama bagi perempuan dengan masalah insomnia, bisa mencobanya. Hal ini karena tubuh akan segar dan bugar setelah bersepeda sehingga tubuh lebih rileks ketika beristirahat.

5 Efek samping sepeda

1. Sepeda tidak dianjurkan untuk orang yang memiliki masalah sendi dan nyeri rematik yang kronis.

2. Bersepeda diketahui mempengaruhi kualitas sperma pria, menurut sebuah penelitian diketahui bersepeda lebih dari 5 jam seminggu bisa membuat 31-40 persen laki-laki memiliki jumlah sperma di bawah normal.

3. Gerakan berulang yang dilakukan saat bersepeda bisa menyebabkan masalah lutut, hal ini terjadi jika ada peningkatan intensitas dan jarak yang digunakan. misalnya mengayuh terlalu cepat, atau poisis sadel yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.

4. Jika menggunakan sepeda gunung, maka ada kecenderungan cedera tulang belakang, karena penggunaan sepeda gunung umumnya dilakukan dengan kecepatan tinggi dan jalur yang ekstrim.

5. Ada kemungkinan mengalami mati rasa pada penis akibat iritasi penis karena menggunakan sadel yang terlalu panjang dan disertai dengan suhu panas di sekitar penis saat mengayuh sepeda.

Nah, itulah beberapa efek yang bisa terjadi apabila kamu salah atau keliru saat berolahraga sepedah. Bagaimana pembahasan manfaat bersepedah kali ini? Tertarik mencoba olahraga ini sebagai olahraga harian sekaligus transportasi sehari-hari?