Manfaat Nanas untuk Kesehatan Berdasarkan Penelitian Medis

8 Manfaat Nanas untuk Kesehatan Berdasarkan Penelitian Medis

Nanas lebih dari sekadar buah tropis yang lezat. Dari beberapa penelitian yang dilakukan, memang nanas mampu memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

Bahkan, buah ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional sejak zaman kuno, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada September 2016 dalam Biomedical Reports.

Buah ini tumbuh di iklim tropis di seluruh dunia ini. “Nanas merupakan sumber vitamin C, vitamin B, serat, dan mineral seperti mangan,” hal ini diungkapkan oleh koki yang berbasis di Appleton, Wisconsin, bernama Julie Andrews. Nanas yang ditawarkan dalam kemasan segar, beku, dan kalengan, menjadi pilihan sepanjang tahun bagi mereka yang tinggal di Amerika Serikat.

Nanas kalengan mudah dikonsumsi, tetapi pastikan untuk memilih opsi dengan air sari alami, bukan sirup, kata Allison Knott, RDN, ahli diet di New York City.

“Secara alami, setiap buah pastinya akan mengandung gula dalam bentuk fruktosa”. Namun, buah kalengan dengan sirup atau pemanis tambahan dianggap bisa meningkatkan asupan gula pada diri seseorang.”

Ada banyak cara untuk menikmati buah kuning yang berair ini. Kamu dapat memakainya langsung, menjadikannya rujak atau jus, atau kalau di negara Eropa buah ini kerap disajikan dengan memanggang dan menyajikannya dengan daging atau menjadikannya toping untuk smoothie.

Tidak peduli bagaimana memakannya, ternyata banyak sekali manfaat buah nanas untuk kesehatan. Apa saja itu? Berikut ini ulasannya:

1. Nanas adalah buah yang kaya vitamin C

Salah satu nutrisi yang menonjol dalam buah nanas adalah kaya akan vitamin C, di mana kandungan ini sangat mendukung sistem kekebalan tubuh seseorang dan mampu berperan sebagai antioksidan ,” kata Jackie Newgent, RDN, ahli gizi yang berbasis di New York City dan penulis The All-Natural Diabetes Cookbook .

Satu potong buah nanas mengandung 78,9 miligram (mg) vitamin C, menurut Departemen Pertanian AS (USDA), nilai kandungan tersebut ternyata lebih dari cukup untuk memenuhi dan mendukung rekomendasi program diet, yaitu untuk wanita dewasa (yaitu 75 mg per hari) sedangkan untuk pria (90 mg per hari), menurut MedlinePlus .

Vitamin C penting karena mendorong pertumbuhan dan penyembuhan di seluruh tubuh dan berperan dalam segala hal mulai dari perbaikan luka hingga penyerapan zat besi.

2. Makan nanas dapat meningkatkan berat badan

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa nanas dapat menyebabkan penurunan berat badan. Tidak ada banyak bukti yang mendukung klaim itu, meskipun penelitian pada hewan yang diterbitkan pada bulan April 2018 dalam Ilmu Pangan dan Bioteknologi memang menemukan bahwa jus nanas dapat membantu mengurangi pembentukan lemak dan meningkatkan pemecahan lemak. Namun, harus lebih banyak dilakukan penelitian pada manusia untuk mendukung hasil itu.

Buah nanas sendiri merupakan pilihan cemilan yang baik karena itu termasuk buah rendah kalori, tinggi vitamin dan mineral penting, dan tidak memiliki lemak, kata Andrews .

Memang, tidak ada buah atau sayuran tertentu yang secara langsung berpengaruh pada penurunan berat badan seseorang, namun persoalannya adalah bagaimana buah tersebut mampu memberikan rasa kenyang tanpa meningkatkan kalori,” kata Andrews.

“Jadi, dengan begitu orang pun cenderung akan makan lebih sedikit kalori jika mereka sudah mengkonsumsi beberapa potong buah dan sayuran setiap hari dalam mendukung program diet yang seimbang yang mereka lakukan.”

Nanas lebih rendah kalori daripada makanan manis lainnya, jadi jika kamu menikmati satu porsi nanas untuk hidangan penutup malam, maka akan mampu mendukung untuk menurunkan berat badan,” kata Colleen Christensen, RD, seorang ahli diet yang berbasis di Grand Rapids, Michigan.

Nanas juga menghasilkan serat (2,3 gram dalam 1 cangkir, perUSDA ), yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan membantu membuat kamu merasa kenyang, menurut Mayo Clinic .

3. Makan nanas dapat membantu pencernaan

Nanas mengandung bromelain, yang merupakan campuran enzim yang menunjukkan dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan hidung, dan juga membantu dalam penyembuhan luka dan luka bakar, menurut NCCIH .

Manfaat nanas lainnya juga berkaitan untuk membantu meningkatkan proses pencernaan. Buah ini memang telah digunakan di negara-negara Amerika Tengah dan Selatan sebagai bahan alami dalam mengobati gangguan pencernaan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Biotechnology Research International menemukan bahwa bromelain dalam nanas dapat membantu mengurangi efek diare .

4. Mangan di nanas mampu menyokong dan memperkuat tulang sehat

Bersama dengan kalsium, mineral mangan sangat penting untuk mempertahankan tulang yang kuat, menurut University of Rochester Medical Center.

Nanas adalah salah satu sumber makanan utama mineral, menurut Oregon State University – satu cangkir nanas mengandung sekitar 76 persen dari nilai harian mangan yang direkomendasikan.

Oregon State University dapat membantu mencegah osteoporosis dan membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mineral secara keseluruhan.

Namun, berhati-hatilah untuk tidak berlebihan mengkonsumsi asupan mangan karena bisa berbahaya dan dapat meningkatkan risiko gangguan kognitif jika mengkonsumsinya lebih dari 11 mg per hari, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Open Orthopaedics Journal .

Tetapi jangan khawatir: Akan sulit untuk mencapai level tersebut karena ½ cangkir nanas mengandung kurang dari 1 mg mangan, kata Andrews.

5. Nanas dikemas dengan antioksidan penangkal penyakit

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Juni 2014 di Molekul, nanas adalah sumber antioksidan, terutama fenolat, flavonoid, dan vitamin C. “Antioksidan adalah senyawa dalam makanan yang dapat membantu memerangi peradangan dan radikal bebas di dalam tubuh,” kata Knott. Menurut NCCIH, radikal bebas adalah molekul yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan menyebabkan masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, penyakit Alzheimer, dan masalah mata.

Mengkonsumsi makanan kaya antioksidan seperti nanas tentunya dapat berperan dalam melawan risiko tersebut.

6. Berkat antioksidannya, nanas memiliki sifat memerangi kanker

Kanker terjadi ketika sel-sel abnormal dalam tubuh berkembang biak dan mengambil alih jaringan yang sehat, menurut Mayo Clinic .

Walaupun tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker, para ahli menyarankan untuk makan makanan yang sehat – idealnya yang tinggi antioksidan. Kamu pun bisa mendapatkan sumber asupan itu melalui buah nanas untuk membantu melawan radikal bebas, menurut Stanford Health Care .

7. Nanas cocok dalam program diet dan sebagai inflamasi

Kurangnya inflamasi bisa menyebabkan banyak penyakit, termasuk penyakit arteri koroner, diabetes, kanker, dan Alzheimer, menurut Harvard Health Publishing .

Untungnya, makanan anti-inflamasi, seperti nanas, memiliki kemampuan dalam mengurangi jumlah peradangan dalam tubuh. Hal ini berdasarkan penelitian yang telah diterbitkan pada September 2016 di Biomedical Reports. Dari sana menunjukan jika kandungan bromelain nanas adalah alasan untuk sifat anti-inflamasi.

8. Nutrisi nanas dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2014 di Journal of Nutrition and Metabolism    menemukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi nanas memiliki kemungkinan lebih sedikit infeksi virus dan bakteri dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengkonsumsinya selama periode studi sembilan minggu.

Para peneliti menyimpulkan bahwa mengkonsumsi satu hingga dua kaleng (140 hingga 280 gram) nanas setiap hari dapat mengurangi kemungkinan infeksi.

Nah, itulah 8 manfaat nanas untuk kesehatan. Ternyata buah tropis ini tidak hanya manis dan segar saja namun juga memiliki banyak kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tinggalkan komentar